Posted by Lukas Arrofi Verinando
Hampir
semua notebook saat ini menggunakan rechargeable Lithium ion (Li-Ion)
baterai. Lithium Ion memberikan banyak manfaat dibanding baterai
Hidrida Nickel-Metal sebelumnya (NiMH) atau Nickel Cadmium (NiCd) di
eranya. Termasuk berat yang lebih enteng, kinerja yang lebih baik, dan
kekebalan yang disebut sebagai “memori efek”.
Diluar dari manfaat ini, Anda juga dapat memaksimalkan umur baterai Anda dengan mengikuti tips-tips berikut:
- Baterai
baru harus diisi sampai penuh sebelum digunakan.Agar baterai Anda
berumur panjang atau bisa digunakan dalam waktu yang lama, harap mengisi
baterai sampai penuh sebelum Anda menggunakannya. Penting untuk
diingat juga, untuk 3 siklus pengisian pertama, selalu mengisi baterai
sampai penuh sebelum dipakai dan kosong sepenuhnya sebelum kembali
mengisi ulang.
- Kalibrasi baterai selama beberapa bulan.
Hampir semua baterai notebook diciptakan
dengan mikroprosesor internal, yang memberikan perkiraan kondisi
baterai seperti berapa kali diisi dan tidak diisi, kapasitas muatan
penuh dan berapa kali siklus pengisian. Kapasitas pengisian penuh ini
akan menjadi sedikit tidak akurat setelah beberapa bulan
dan kalibrasi dapat membantu memulihkan kinerja baterai.
Beberapa notebook menyediakan alat pengukuran di aplikasi BIOS atau Windows. Jika notebook Anda menyediakan satu dari dua pilihan tersebut, Anda bisa mengikuti 3 langkah berikut untuk pengukuran:
- Sambungkan pusat listrik ke adaptor notebook Anda pengisian penuh baterai Anda.
- Ketika baterai sudah penuh, lepaskan adaptor dan gunakan notebook dengan tenaga baterai saja. Non-aktifkan/disable semua warning option untuk baterai diPower Options properties seperti Shut Down, Stand-by on Hibernation. Nah, ketika baterai hanya 3%, tutup semua aplikasi dan biarkan notebook mati dengan sendirinya.
- Sambungkan
pusat listrik ke adaptor Anda lagi dan isi ulang kembali baterai Anda
sampai penuh. Baterai Anda telah dikeringkan untuk kalibrasi.
- Gunakan Baterai dalam kondisi layak
Secara
umum, baterai itu dapat bekerja secara optimal dalam suhu ruangan 68°F
(20°C) namun suhu ruangan antara 32° sampai 95° F (0-35° C) juga akan
membuat baterai dapat bekerja dengan baik juga. Jika Anda menggunakan notebook dengan
tenaga baterai di suhu ruangan yang terlalu panas atau dingin, bisa
menurunkan kualitasnya. Hal itu juga memberikan pengaruh negatif untuk
jangka hidup baterai Anda.
- Simpan Baterai Anda dalam keadaan baik jika tidak digunakan
Jika Anda tidak berencana untuk menggunakan notebook selama
satu bulan atau lebih, kami merekomendasikan baterai disimpan secara
terpisah di tempat yang bersih kering dan sejuk. Harap juga memastikan
bahwa baterai memiliki sekitar 70% muatan yang tersisa. Selama
penyimpanan baterai akan melakukan self-discharge lambat,
jadi kami tidak menyarankan menyimpannya untuk waktu yang sangat lama
(3 bulan atau lebih), karena dapat mempengaruhi kualitas baterai itu
sendiri.
Informasi Lain:
- Kapasitas Lebih pada Baterai atau Baterai cadangan
Beberapa
notebook ketika Anda membelinya juga menawarkan pilihan kapasitas
lebih tinggi yang biasanya ditawarkan dengan harga terpisah. Anda dapat
mengambil keuntungan untuk penawaran itu untuk saat-saat Anda tidak
berada di depat power supply.
- Mengganti Baterai
Sebuah
baterai yang sudah dirawat dengan baik dan benar seharusnya dapat
bekerja secara optimal sampai 300 kali siklus full charge dan
discharge. Anda dapat membeli baterai pengganti ketika baterai original
Anda tidak lagi bekerja dengan baik. Ciri-ciri nya adalah daya baterai
tidak tahan lama meski sudah dilakukan kalibrasi.
- Battery recycling
Tolong
jangan buang baterai notebook lama Anda di tong sampah karena dapat
mencemari lingkungan. Baterai didaur ulang atau harus dikumpulkan untuk
pembuangan yang aman melalui program lokal atau komersial dikota Anda.
ADS HERE !!!