Posted by Lukas Arrofi Verinando
April
Mop! Kata-kata ini mungkin tidak asing di telinga Anda. Apalagi ketika
teman dengan sengaja membuat lelucon tentang Anda dan mereka pun
menertawai Anda. Hal ini bagai budaya yang sudah mengakar dan dilakukan
setiap 1 April.
Namun, tidak ada yang tahu mengenai awal mula terciptanya budaya ini.
Para sejarawan telah meneliti hingga berabad-abad lamanya. Asal-asul
April mop masih merupakan misteri dengan banyak teori berebut untuk
diakui masyarakat.
Salah satunya adalah kejadian tahun 1582. Saat itu Paus Gregorius XIII
memerintahkan penggantian kalender Julian. Tradisi populer menceritakan
bahwa beberapa orang Eropa tidak mengetahui perubahan tersebut dan terus
merayakan Tahun Baru pada tanggal 1 April dari kalender Julian
sebelumnya.
Seorang profesor sejarah di Universitas Boston, Joseph Boskin,
memberikan penjelasan lain. Dia mengatakan bahwa April Mop dimulai pada
masa pemerintahan Constantine.
Constantine yang humoris memperbolehkan badut istana bernama Kugel untuk
menjadi raja selama satu hari. Selanjutnya, badut tersebut
mendeklarasikan tanggal 1 April sebagai ‘day of absurdity’ atau hari
yang tidak masuk akal yang kemudian menjadi acara tahunan.
The Associated Press (AP) menerbitkan cerita ini. Butuh berapa minggu
untuk menyadari bahwa cerita tersebut adalah palsu, bagian dari April
Mop. Boskin mengarang cerita tersebut.
Sedangkan yang lain memercayai bahwa April mop adalah praktek kuno.
Meskipun tidak dirayakan pada hari yang sama, kebudayaan kuno telah
mengamati hari ketika orang-orang dapat membuat lelucon bersama.
Polandia, Skotlandia, dan Denmark adalah negara-negara yang merayakan
hari penuh lelucon mereka sendiri. Semua hal serius dilarang pada hari
tersebut.
Prancis menjuluki 1 April dengan sebutan ‘Poisson d’Avril’ atau ‘ April
Fish’ ketika anak-anak Prancis menempelkan gambar ikan pada punggung
temannya. Hal ini pun langsung disambut dengan meneriakan kata ‘Poisson
d’Avril’.
Lelucon-lelucon berupa peringatan palsu menjadi berita yang
membingungkan sepanjang hari. Selama bertahun-tahun, melalui trik
sederhana sebuah lelucon berkembang menjadi ‘hoax’ yang tersebar
kemanapun melalui berbagai macam media.
Satu lelucon yang terkenal yang disebut “pohon spaghetti” dirilis oleh
BBC dalam program televisi pada tahun 1957. Sejumlah besar orang
terkecoh bahwa Swiss memanen spaghetti dari pohon dan banyak yang
menghubungi BBC karena keingintahuan cara mereka membuat pohon spaghetti
mereka sendiri. Tipuan ini pun diabadikan dalam sebuah film di ‘St
Albans’.
Namun berbeda dari negara lain, di Filipina, hari lelucon jatuh pada
tanggal 28 Desember dan lebih dikenal dengan sebutan NiƱos Inocentes
(Hari Keluguan). Hari ini juga dirayakan di Belgia dan negara Latin
lainnya.
Beberapa orang menyatakan penyebaran budaya April Mop dikarenakan
kecanggihan teknologi karena teknologi memudahkan orang menyebarkan
lelucon.
Walaupun terkadang membuat resah sebagian orang, penulis Angelina Rasale
menganggap, budaya ini harus dipertahankan. “April mop adalah hari saat
kita dapat bersenang-senang,” ujarnya.
Di Amerika Serikat dan negara barat lainnya, lelucon April Mop akan
berlangsung sepanjang hari. Namun di beberapa negara April mop hanya
berlaku hingga tengah hari. Yang memainkan lelucon lewat tengah hari
akan disebut ‘April Mop’
Menurut permainan anak-anak, siapa pun yang tidak berhasil memainkan
lelucon pada temannya akan menjadi bahan olokan karena semua sudah
menyadari lelucon April Mop-nya.
Melakukan budaya ini boleh-boleh saja, asalkan Anda tidak membuat resah
banyak orang. Jadi, tunggu apa lagi siapkan lelucon Anda untuk
mempererat hubungan pertemanan Anda.
source:palingseru.com
ADS HERE !!!