 |
| Film Avengers 2: Age of Ultron (Dok Marvel) |
lukasarrofi.blogspot.com - Setelah lama dinanti akhirnya film The Avenger jilid dua Age of Ultron
tayang di Indonesia, lebih cepat seminggu ketimbang penayangannya di
benua Amerika dan Eropa. Film ini masih diperkuat pemain-pemain
utamanya, Scarlett Johansson, Chris Hemsworth, Robert Downey Jr, Chris
Evans, Jeremy Renner, dan Mark Ruffalo.
Dalam film besutan Marvel
dan Walt Disney ini, plotnya mengambil seting waktu setahun setelah
film Captain Amerika 2: The Winter Soldier berakhir.
Karena
mendapat serangan dari kelompok Hydra (musuh utama Captain Amerika) para
jagoan Avenger kembali berkumpul dalam formasi lengkap. Mereka adalah
Hulk, Black Widow, Hawkeye, Captain Amerika, Iron Man dan Thor.
 |
| Iron Man dan kawan-kawannya kembali bersatu untuk melawan Ultron. Dok Marvel Studio |
Semua tim berkumpul karena ilmuan jahat Hydra menggunakan tongkat sihir
Loki (kakak tiri Thor) dalam upaya menguasai Bumi. Meski tak mengalami
kendala dalam mengalahkan para tentara Hydra, namun jagoan kita merasa
kewalahan, karena ternyata Hydra memiliki dua manusia super juga untuk
menghalau kedatangan mereka.
Dua tokoh sakti itu adalah Scarlet
Witch (Elizabeth Olsen) dan Quicksilver (Aaron Taylor-Johnson) yang
memiliki kemampuan mengendalikan pikiran dan berlari cepat bagai kilat.
Namun karena terus bekerjasama, para Avengers mampu menaklukkan kelompok
Hydra.
Namun masalah tidak berhenti sampai di sana. Setelah
mendapatkan tongkat sihir Loki, Tony Stark sang Iron Man, ingin
menyelidiki dulu, material magis apa yang dimiliki benda ajaib itu. Ia
katakan, ingin menggunakan ilmu sihir ini untuk melindungi Bumi dari
serangan alien di masa datang.
Rupanya, Tony masih trauma, dengan
serangan mahkluk- mahkluk angkasa luar yang muncul dalam film The
Avengers pertama. Karena dinilai memiliki niat baik, Thor mengizinkan
Tony untuk meneliti tongkat sakti kakaknya.
 |
| Ultron, sosok kumputer supercerdas yang memiliki sifat congkak seperti penciptanya, Tony Stark. Dok Marvel Studio | |
Sayangnya, ada satu hal yang Tony sembunyikan dari teman-temannya,
sesuatu yang hanya ia bagi dengan dokter Bruce Banner (alterego Hulk),
bahwa diam-diam ia sedang menyusun sebuah materi komputer supercerdas,
mahkluk Artificial Intelligence yang nantinya dapat berpikir sendiri,
bernama Ultron.
Tony ingin, nantinya Ultron yang bertugas
melindungi planet kita jika ada alien jahat datang. Sialnya, ternyata
Ultron yang dirancang untuk memiliki pemikiran sendiri, memiliki sifat
sombong layaknya sang penciptanya, Tony Stark.
Sehingga ia
menolak untuk tunduk pada Tony, dan mengajak Jarvis (komputer canggih
milik Tony) untuk balik melawan sang majikan. Namun karena Jarvis
menolak berkhianat, Ulton membunuh aisten setia Iron Man tersebut.
Tak
hanya itu, Ultron yang ingin berkuasa, mulai mencari rangka tubuh yang
kuat, untuk mengejar jagoan-jagoan Avengers guna dibunuh satu per satu.
Ultorn melihat, The Avenger adalah kumpulan orang super yang bisa
menghalangi niatnya untuk mengusai Bumi.
Berlimpah jagoan super
Selain menyajikan scene
pertarungan yang seru antara Ultron (dan ratusan robot ciptaannya)
dengan The Avengers, film ini juga menampilkan aksi jagoan lain, yaitu
kehadiran bintang tamu Don Cheadle sebagai War Machine, alias mesin
tempur duplikat Iron Man yang bekerja untuk pemerintah Amerika Serikat.
Selain
itu, ada pula penampilan Heimdall, sang penjaga gerbang saksi dunia
Asgard, negara tempat Thor dan ayahnya Raja Odin memimpin.
Lalu
muncul penampilan Anthony Mackie sebagai Falcon, kawan baik Captain
Amerika yang dulu menemaninya melawan Winter Soldier. Saksikan pula
kehadiran Nick Furry sebagai mantan komandan SHIELD, yang masih
diperankan oleh Samuel L. Jackson.
Sementara buat para pria
penggemar aktris Cobie Smulders, tenang, karena di film ini Anda masih
dapat menyaksikan wajah cantik aktris itu sebagai agen Maria Hill yang
super seksi. Menemani Cobie, muncul pula sosok doktor wanita yang ahli
teknologi bernama Helen Cho, dimainkan aktris Korea, Claudia Kim.
 |
| Agen SHIELD, Maria Hill yang diperankan aktris Cobie Smulders. Dok Marvel Studio |
Secara umum, film ini sangat menghibur, karena menghadirkan
adegan-adegan pertarungan dahsyat, baik antara The Avengers melawan
Ultron, atau perkelahian antara sesama tim Avengers sendiri.
Jangan
lewatkan pertarungan heboh antara Hulk dengan Iron Man HulkBuster yang
sangat seru, karena terjadi di tengah kota sehingga membuat banyak
bangunanan porak-poranda.
 |
| siapa yang akan menang jika Hulk Melawan Iron Man raksasa HulkBuster? Dok Marvel Studio. |
Satu hal yang agak mengganggu, dalam film ini ada terlalu banyak tokoh
jagoan super yang muncul, sehingga membuat porsi kedalaman cerita kurang
tergali. Sebagai sutradara, kami melihat Joss Whedon, seolah-olah ingin
terburu-buru menyelesaikan satu babak cerita, menuju babak selanjutnya,
agar dalam durasi 141 menit semua tokoh jagoan bisa masuk.
Namun
imbasnya, buat penonton yang belum familiar dengan dunia komik Marvel,
pasti akan `tertinggal` di tengah-tengah jalan cerita. Karena baru
mencoba mencerna sebuah adegan dengan segala problematikanya, sudah
muncul lagi tokoh lain, yang membawa kejutan-kejutan baru.
Kami
melihat unsur pertarungan yang disajikan di film ini terlalu dominan,
melebihi ukuran pas-nya, sehingga menindih sisi drama dan esensi cerita
yang mau dibangun. Hasilnya membuat plot film terasa kurang kuat, meski
dari sisi entertainment, jelas film ini memberi aksi hiburan yang sangat
maksimal.